Talentics Blog

Tren, Wawasan, dan Opini seputar HR & People Analytics

Case Study

Talentics Insight: Skills Digital Mindset Pencari Kerja Perlu Ditingkatkan untuk Persaingan 2023

29 Dec 2022 Luqman Hafidz

Penghujung atau awal tahun biasanya dihangatkan dengan perbincangan mengenai hal-hal yang terjadi pada tahun sebelumnya dan merancang strategi baru untuk tahun yang akan dijalani. Termasuk bagi para praktisi HR atau talent acquisition yang perlu mencari cara yang lebih efektif dan kreatif dalam menemukan kandidat karyawan terbaik. Artikel ini akan membahas kompetensi atau skill digital mindset yang menjadi tren pada tahun 2022 dan akan semakin dibutuhkan pada tahun 2023.

Apa itu Digital Mindset?

Dengan penggunaan teknologi yang sudah tidak bisa dihindari lagi, terkadang rasanya menggunakan teknologi dalam kehidupan sehar-hari telah membuat kita memiliki digital mindset. Namun lebih dari sekedar menggunakan, Digital mindset merupakan cara pandang atau sikap mental yang menempatkan teknologi dan inovasi digital sebagai bagian yang penting dari bisnis dan kehidupan sehari-hari.

Para profesional yang memiliki digital mindset cenderung memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi dengan baik dan terbuka terhadap perubahan yang dipicu oleh teknologi. Lebih dari itu, mereka juga cenderung memiliki kemampuan untuk belajar dan mengembangkan diri secara terus-menerus dalam mengikuti perkembangan teknologi yang cepat. Di industri HR secara spesifik, digital mindset sangat penting untuk membantu perusahaan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan produktivitas karyawan.

Manfaat Digital Mindset

Setelah mengetahui definisi, pertanyaan yang kerap timbul adalah mengapa perusahaan dalam hal ini praktisi HR harus mencari kandidat terbaik dengan level digital mindset yang tinggi? Berikut adalah 5 manfaat yang akan memberi banyak peluang kepada perusahaan untuk berkembang lebih baik lagi, yaitu:

  • Meningkatkan efisiensi bisnis: Dengan memiliki digital mindset, karyawan akan terus menggunakan dan memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi dalam menyelesaikan tugas-tugas bisnis sehari-hari.
  • Meningkatkan produktivitas: Apabila semua karyawan dapat bekerja lebih cepat dan efektif, secara company wide akan didapatkan perbaikan dalam produktifitas dan berimbas baik pada pertumbuhan perusahaan.
  • Menciptakan limitless peluang bisnis: Digital mindset membantu perusahaan untuk menemukan peluang bisnis baru dengan menggunakan teknologi dan inovasi digital.
  • Memudahkan komunikasi dan kolaborasi: Teknologi digital memungkinkan karyawan untuk berkomunikasi dan bekerja sama secara efektif, terlepas dari jarak dan waktu.
  • Meningkatkan kemampuan beradaptasi: Dengan digital mindset, karyawan dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi dan proses bisnis yang terus berkembang.

Skor Digital Mindset Pencari Kerja di 2022 Belum Tinggi

Selama tahun 2022, Talentics  menyelenggarakan General Competency Test sebagai salah satu metode data driven yang mengakomodir kebutuhan perusahaan dalam mencari talenta dengan kompetensi terbaik. Digital Mindset merupakan salah satu bagian yang dianalisis karena skill ini tengah dianggap penting bagi perusahaan-perushaan berskala nasional bahkan BUMN.

Digital Mindset pada hasil laporannya terbagi menjadi tiga aspek, yakni digital thinking, belief, dan curiosity. Secara definisi, digital thinking adalah pemahaman individu terhadap penggunaan teknologi dan mengaplikasikannya untuk optimalisasi pekerjaan yang disertai dengan rasa ingin tahu terhadap perkembangan terkini. Digital Belief merupakan keyakinan bahwa teknologi digital dapat untuk menunjang pekerjaan. Digital curiousity didefinisikan sebagai ketertarikan seseorang untuk mencari tahu perkembangan teknologi digital terbaru yang dapat menunjang pekerjaan.

Baca juga: Catat 7 Tren Teknologi HR untuk Proses Rekrutmen 2023

Skor Digital Mindset Pencari Kerja Masih dibawah 75

Dari total 39.756 individu yang mengikuti General Competency Test, didapatkan bahwa skor rerata untuk digital thinking adalah 68, serta masing-masing 66 untuk digital belief dan digital curiosity. Apabila merunut pada norma yang telah ditentukan praktisi Talentics, nilai tersebut berada dalam kategori cukup. Tahun 2023 yang dipercaya oleh beberapa orang sebagai tahun resesi dengan ketidakpastian kondisi ekonomi akan membutuhkan kandidat yang memiliki kompetensi digital mindset diatas rata-rata.

Skor Laki-Laki Cenderung Lebih Unggul

Terdapat perbandingan populasi sebanyak 43:57 persen antara perempuan dan laki-laki. Dengan kata lain, ada lebih banyak laki-laki yang melaksanakan General Competency Test. Dari chart dibawah, dapat disimpulkan bahwa laki-laki 2-8 poin lebih unggul dibandingkan perempuan dalam semua aspek Digital Mindset.

 Tingkat Pendidikan Berpengaruh Secara Positif

Selain gender, tingkat pendidikan setiap kandidat yang mencari kerja ternyata menjadi satu poin penting yang mempengauruhi tinggi atau rendahnya level digital mindset. Dapat diperhatikan dari data secara keseluruhan bahwa menamatkan pendidikan sampai mengemban gelar magister akan memperbesar peluang dan keterbukaan individu terhadap digital mindset. Hal ini berbanding lurus dengan semakin turunnya skor digital mindset dengan lebih rendahnya tingkat pendidikan individu.

5 Cara Meningkatkan Digital Mindset

Sebagai individu yang selalu ingin berkembang, ada 5 cara yang dilansir dari Harvarad Business Review untuk meningkatkan kompetensi digital mindset agar potensi kita secara individu terus berkembang, Dengan melakukan perubahan ini, sedikit atau banyak akan memberikan pengaruh yang positif pada perkembangan perusahaan.

  1. Belajar terus-menerus: Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan digital mindset adalah dengan terus belajar dan mengembangkan diri dalam bidang teknologi. Ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan kursus atau dengan membaca dan mencari informasi terbaru tentang teknologi
  2. Buka diri terhadap perubahan: Digital mindset juga terkait dengan kemampuan untuk terbuka terhadap perubahan yang dipicu oleh teknologi. Jadi, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan terus belajar tentang teknologi terbaru.
  3. Gunakan teknologi secara efektif: Belajar tentang teknologi hanyalah bagian dari memiliki digital mindset. Penting juga untuk memanfaatkan teknologi dengan baik dan efektif dalam pekerjaan sehari-hari.
  4. Berbagi dengan kolega: Berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan rekan-rekan kerja tentang teknologi dan inovasi digital dapat membantu seseorang meningkatkan digital mindset-nya dan membantu rekan-rekan kerja lainnya untuk meningkatkan kompetensi digital mereka.
  5. Temukan mentor: Menemukan mentor yang memiliki digital mindset yang kuat dapat membantu seseorang belajar dan mengembangkan diri dalam bidang teknologi. Cari mentor yang dapat memberikan saran dan dukungan dalam upaya meningkatkan digital mindset.

Baca juga: Talentics Insight: Expected Salary Tahun 2022 Turun Sampai 9%

 

Sumber:

Harvard BusinessReview

KnolSkape

Author

Written by Luqman Hafidz

Related Posts

No related post