Talentics Blog

Tren, Wawasan, dan Opini seputar HR & People Analytics

People Analytics

Tips Mengimplementasikan People Analytics Dalam Proses Rekrutmen

10 Aug 2020 Rahma Yulita

Seberapa besar people analytics dan data dalam proses rekrutmen di perusahaan Anda? Jika Anda tidak mulai untuk beradaptasi dan menggunakan beberapa elemen teknologi yang dapat membantu proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan efisien, perusahaan Anda bisa kehilangan kesempatan dalam menarik talenta terbaik.

Penelitian yang dilakukan oleh Deloitte mengungkapkan bahwa people analytics yang didefinisikan sebagai "penggunaan data karyawan untuk membantu mengoptimalkan keputusan bisnis dan manajemen", memiliki kaitan yang sangat kuat dengan hasil akuisisi bakat yang lebih baik, serta meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Baca Juga : Temukan 'Hidden Talents' dengan Menggunakan Assesment!

Istilah people analytics bukan merupakan istilah asing lagi, bahkan telah menjadi salah satu tren terbaru dalam industri teknologi HR. Perusahaan menggunakan teknik data dan analytics untuk merampingkan proses yang terkait dengan perekrutan, retensi karyawan, performa manajemen, dan lain-lain.

Ketika people analytics mulai diterapkan pada proses rekrutmen, Anda dapat meningkatkan efisiensi, menghemat uang perekrutan, hingga upaya perekrutan Anda. Disini, data dapat membantu Anda untuk:

  • Mengidentifikasi siklus perekrutan terbaik
  • Menilai talent pipelines terbaik
  • Menganalisis tingkat pasar untuk merekrut dan mempertahankan talenta terbaik

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan ketika ingin mengimplementasikan people analytics ke dalam proses rekrutmen Anda:

Mulai gunakan Data-based dalam pengambilan keputusan
Dengan hadirnya data dan analytics dalam proses rekrutmen, tentunya akan memudahkan recruiter untuk mengambil keputusan. Pastikan untuk konsisten dengan hasil yang akan ditampilkan oleh data dan menganalisis data tersebut sebelum mengambil keputusan akhir. Mulai biasakan untuk menggunakan data-data sebagai referensi atau acuan dalam pengambilan setiap keputusan, tetapi selalu ingat bahwa kehadiran ‘human touch’ harus tetap ada walaupun recruiter telah memperoleh data mengenai kandidat. Jangan jadikan data sebagai penentu keputusan, tetapi jadikan data sebagai penunjang pertimbangan untuk setiap kandidat.

Identifikasi ‘Pain Point’
Dalam setiap proses, pasti ada salah satu proses yang terasa lebih berat daripada proses lainnya. Untuk itu, Anda harus mampu mengidentifikasi ‘pain point’ dari proses rekrutmen yang Anda lakukan. Mulai memecahkan pertanyaan seperti: Apa yang paling mempengaruhi proses rekrutmen Anda?

Lakukanlah analisis dalam menemukan celah ‘pain point’ dan mencari solusi apa yang paling tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dengan begini, Anda akan menemukan tujuan yang lebih spesifik untuk mengevaluasi proses rekrutmen Anda di kemudian hari. Temukan hipotesis yang dapat Anda pecahkan dengan bantuan data. Sekarang, Anda dapat menilai apa yang harus diukur dan data mana yang harus dikumpulkan.

Baca Juga : Recruitment Analytics: 3 Tahapan untuk Mengoptimalkan Proses Rekrutmen

Pengumpulan data
Putuskan data mana yang ingin Anda kumpulkan. Gunakan alat pengukuran data yang yang dapat menangkap data yang benar. Misalnya, menemukan solusi recruitment analytics untuk mengekstrak data kandidat dari resume dan menyimpannya di big data perusahaan Anda. Ini akan menghemat waktu recruiter dalam memilih kandidat, karena data telah mengelompokkan kandidat yang memenuhi kualifikasi lowongan yang terbuka ke dalam kelompok yang lebih kecil.

Dalam pengumpulan data ini, Anda juga bisa mengumpulkan data kandidat dengan memberikan assessment dalam proses rekrutmen. Assessment akan membantu Anda untuk menemukan talent kandidat dengan lebih baik dan mendalam. Dengan Assessment Talentics, hasil yang diperoleh berupa data dan analytics akan mempermudah Anda untuk menemukan kandidat yang lebih sesuai mengisi lowongan pekerjaan yang sedang Anda butuhkan, terlebih dengan akurasi data tanpa adanya bias, Anda dapat meningkatkan keberagaman di perusahaan Anda.

Analisis hasil akhir
Setelah melakukan beberapa langkah yang telah disebutkan di atas, sekarang saatnya Anda mulai menganalisis hasil akhir yang Anda peroleh. Setelah semua data yang Anda perlukan sudah terkumpul dengan sempurna, Anda hanya perlu untuk mencari tahu hasilnya sebelum akhirnya menggunakan hasil data dan analytics tersebut untuk mengambil tindakan.

People analytics memiliki kekuatan untuk membawa transformasi positif dalam proses rekrutmen Anda. Ini dapat membantu Anda dalam melakukan proses rekrutmen yang bebas dari bias karena hasil dari prosesnya akan berupa data yang sesuai dengan profil dan kemampuan kandidat. Talentics sebagai platform assessment dan people analytics menawarkan teknologi dan alat ukur terbaik, untuk membantu meningkatkan kinerja bisnis melalui analisis mendalam terkait kinerja talenta dan calon talenta Anda.

Mari wujudkan proses rekrutmen yang lebih cepat, tepat, dan hemat bersama Talentics!


Author

Written by Rahma Yulita Head of Content and Media