Talentics Blog

Tren, Wawasan, dan Opini seputar HR & People Analytics

Recruitment and Employer Branding

Bagaimana Menemukan Calon Manajer di Perusahaan?

15 Oct 2020 Asis Budhi

Kepemimpinan yang kuat menentukan keberhasilan sebuah perusahaan. Itu sebabnya manajer yang berkualitas akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan itu sendiri. Namun, menemukan manajer-manajer berkualitas tampaknya bukan perkara mudah.

Di tahun 2018, Kaplan Professional pernah melakukan survei terhadap 802 perusahaan di Amerika Serikat untuk menemukan tiga hal terpenting yang harus dimiliki calon pemimpin. Hasilnya, kemampuan berkomunikasi menjadi hal yang tertinggi disusul dengan motivasi diri dan kepiawaian dalam membangun tim.

Baca Juga : Bagaimana Talent Pipelines Menentukan Kesuksesan Rekrutmen?

Ketika mengetahui karakter utama yang diperlukan calon manajer masa depan sudah dilakukan, sekarang saatnya melakukan praktik nyata untuk mengidentifikasi kandidat di perusahaan. Pada bagian Inilah dapat dikatakan sebagai bagian yang lebih sulit. 

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa melakukan berbagai hal ini untuk menemukan calon manajer di perusahaan Anda. 

Memanfaatkan Predictive Tools

Asesmen bisa dilakukan untuk menemukan calon manajer di perusahaan. Memanfaatkan predictive tools dalam pelaksanaannya akan membuat akurasi hasil assessment semakin meningkat.

Dalam predictive tools, penilaian dilakukan dengan teknologi dan data berbasis sains. Hasilnya terukur, bisa dipertanggungjawabkan, dan bebas dari bias yang mungkin terjadi saat proses rekrutmen. Dengan demikian, penilaian dijamin akurat dan terhindar dari pandangan subjektif.

Anda bisa memanfaatkan predictive assessments dengan cara mengatur terlebih dulu hal-hal yang ingin dinilai. Ini krusial karena sangat menentukan hasil penilaian. 

Oleh karenanya, tentukan dulu sosok manajer ideal yang diharapkan sebagai dasar asesmen. Lalu identifikasi apa saja aspek yang dimiliki untuk menjadi figur seperti itu.
Setelah itu, coba nilai kemampuan yang dimiliki kandidat. Dari situ akan ada hasil yang bisa dijadikan pegangan untuk menemukan calon manajer.

Fokus ke Potensi Kandidat

Kinerja kandidat di sebuah posisi memang bisa menjadi salah satu tolak ukur penilaian calon manajer. Namun, jangan sampai hal tersebut menjadi fokus utama dalam asesmen. Lebih baik fokuskan assessment untuk melihat potensi kandidat.

Lihatlah bagaimana motivasi, bakat, serta hasratnya untuk berkembang. Kemampuan dalam mengembangkan orang lain, membangun tim, serta memengaruhi orang lain dapat pula dilihat.

Hal itu lebih penting karena kandidat yang berkinerja baik belum tentu memiliki potensi sebagai calon manajer masa depan. Maka, agar tidak salah pilih, titik beratkan asesmen ke faktor tersebut.

Evaluasi Kemampuan Kandidat

Selain menilai potensi, asesmen calon manajer bisa difokuskan juga untuk menilai berbagai kemampuan yang dibutuhkan di jajaran manajerial. Paling sederhana lihat kekuatannya sebagai mentor. Ini penting untuk mengembangkan timnya. 

Perlu diketahui, talenta muda seperti Gen Z mengharapkan senior yang mampu meningkatkan kapabilitas mereka di tempat kerja. Memiliki mentoring skill yang tinggi akan sangat penting bagi kandidat dalam menjalankan peran sebagai manajer.

Baca Juga : Tips Memilih Platform Assessment Online yang Terbaik

Bukan hanya itu, lihat juga daya tahan kandidat dalam menghadapi tantangan. Bagaimana kandidat bereaksi setelah “jatuh” akan sangat menentukan kecocokannya sebagai calon manajer. Tentu saja seorang manajer harus memiliki ketahanan fisik dan mental yang tinggi.
Itu hanya beberapa aspek yang dicontohkan. Anda bisa menilai hal-hal lain sesuai karakter calon manajer yang diinginkan.

Lihat Dorongan Kerjanya

Motivasi kandidat patut menjadi perhatian dalam asesmen calon manajer. Gali lebih dalam apakah ada hasrat untuk selalu melakukan yang terbaik dan menjadi yang terdepan. Itulah semangat yang diperlukan oleh calon pemimpin.

Jangan sampai dorongan kerja kandidat terbatas kepada status, popularitas, gaji, ataupun hanya kepada kekuasaan saja. Hal itu bukan karakter yang diperlukan untuk calon manajer.

Coba pula melihat hasrat kerjanya terkait perusahaan. Kandidat seharusnya memiliki semangat untuk melihat perusahaan berkembang. Jika itu dimiliki, berarti kandidat menaruh perhatian besar terhadap perusahaan. Hal tersebut semakin memperkuat karakter sebagai calon manajer.

Untuk menjalankan semua hal tersebut, Anda dapat mulai mencoba fitur Virtual Assessment Center Talentics siap membantu Anda menjalankan asesmen berbasis psikometri, teknologi, dan data demi proses yang lebih efektif. Virtual Assessment Center Talentics akan membantu calon manajer Anda untuk dapat merasakan simulasi real bekerja di perusahaan Anda, dan hal ini tentunya juga akan memudahkan Anda untuk memilih calon manajer terbaik yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Bersama Talentics, Anda akan dapat menemukan calon manajer secara mudah dan akurat dengan proses rekrutmen yang lebih efektif dan efisien.

 

Author

Written by Asis Budhi Blog Writer